Tokyo, Kyoto, Osaka, dan Nagoya seringkali menjadi tujuan favorit untuk liburan ke destinasi Jepang. Namun, sebelum berlibur sebaiknya mengecek musim di tanggal kunjungan terlebih dahulu karena setiap musim akan membutuhkan persiapan yang berbeda. Berikut persiapan untuk setiap musim di Jepang!
Musim Semi (Maret hingga Mei)
Musim semi di Jepang ditandai dengan mekarnya bunga sakura yang indah, biasanya terjadi pada akhir Maret hingga awal April. Suhu udara mulai menghangat, berkisar antara 2-24°C. Kegiatan populer selama musim ini adalah hanami, yaitu tradisi menikmati keindahan bunga sakura sambil berpiknik bersama keluarga atau teman.
Persiapan: Kenakan pakaian berlapis seperti sweater atau jaket ringan, karena suhu dapat berubah-ubah terutama di pagi dan malam hari. Membawa syal atau penutup leher juga disarankan untuk kenyamanan tambahan.
Musim Panas (Juni hingga Agustus)
Musim panas di Jepang berlangsung dari Juni hingga Agustus, dengan suhu yang cukup tinggi dan kelembapan yang tinggi. Suhu siang hari bisa mencapai 31,5-33°C, sementara malam hari sekitar 24-26°C. Pada musim ini, sering terjadi hujan musim panas yang tiba-tiba turun di malam hari.
Persiapan: Pilih pakaian ringan dan sejuk seperti atasan lengan pendek dan baju terusan. Bawalah topi atau payujng lipat untuk melindungi diri dari sinar matahari dan jaket tipis sebagai cadangan untuk tempat ber-AC atau kuil.
Musim Gugur (September hingga November)
Musim gugur menawarkan suhu yang lebih sejuk dan pemandangan daun-daun yang berubah warna menjadi merah dan kuning. Suhu siang hari berkisar antara 14-28°C, sedangkan malam hari antara 7-21°C. Tempat-tempat seperti Taman Rikugien di Tokyo menjadi destinasi favorit untuk menikmati keindahan musim gugur. Bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi destinasi Jepang selama musim ini, ada banyak festival budaya yang menarik untuk dikunjungi.
Persiapan: Pada awal musim gugur, pakaian lengan pendek masih nyaman digunakan, namun disarankan membawa jaket atau sweater tipis untuk pagi dan malam hari yang lebih dingin. Memasuki November, kenakan pakaian yang lebih hangat seperti jaket tebal atau mantel.
Musim Dingin (Desember hingga Februari)
Musim dingin di Jepang berlangsung dari Desember hingga Februari, dengan suhu yang bervariasi tergantung wilayah. Di Tokyo, suhu siang hari berkisar antara 10-12°C, sementara malam hari bisa mencapai 2-5°C. Di wilayah utara seperti Sapporo, suhu lebih rendah dan sering turun salju, menjadikannya destinasi populer untuk olahraga musim dingin seperti ski dan snowboarding.
Persiapan: Kenakan pakaian musim dingin seperti mantel tebal, syal, sarung tangan, dan topi untuk menjaga kehangatan. Jika berencana mengunjungi area bersalju, pastikan membawa sepatu tahan air atau boot yang kuat.
Dengan memahami karakteristik dan persiapan yang tepat untuk setiap musim, perjalanan ke destinasi Jepang jadi lebih nyaman dan menyenangkan.
Referensi
https://www.msigonline.co.id/destinasi-keluarga-terbaik-di-jepang-di-mana-saja-ya
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5705274/4-musim-di-jepang-berdasarkan-bulan-dari-semi-hingga-dingin
https://japanesestation.com/lifestyle/fashion/4-musim-di-jepang-kenali-iklim-suhu-dan-tips-berpakaian
Kenali Empat Musim di Jepang dan Tips Berpakaian Serta Suhu yang Harus Kamu Tahu
https://id.japantravel.com/guide/panduan-iklim-dan-cuaca-jepang/63944
